Malang Kota – Di tengah menjamurnya perumahan baru dengan konsep modern-minimalis di Malang Raya, nama Araya masih bertahan sebagai simbol hunian elite yang mapan dan prestisius. Berdiri sejak awal 1990-an, kawasan ini menjadi pelopor kawasan hunian terpadu di Malang, lengkap dengan lapangan golf, sekolah internasional, dan fasilitas komersial kelas menengah atas.
Lebih dari tiga dekade sejak pertama kali dibangun, kawasan ini tidak kehilangan daya tarik. “Araya bukan sekadar tempat tinggal. Ia sudah jadi kawasan ikonik,” kata Wahyu Rianto, arsitek urban yang meneliti pertumbuhan kawasan hunian di Kota Malang.
Kawasan Pertama dengan Masterplan Modern
Saat proyek ini diluncurkan oleh Araya Group, konsep township masih asing di benak warga Malang. Namun Araya datang dengan pendekatan menyeluruh: memadukan residensial, komersial, dan lifestyle dalam satu kawasan dengan tata kelola yang rapi.
Berlokasi di Kecamatan Blimbing, hanya sekitar 10 menit dari akses Tol Madyopuro, Araya menjadi kawasan pertama yang mempopulerkan hunian berpagar (cluster) dengan sistem keamanan 24 jam dan estetika lanskap yang terjaga.
Stabilitas Harga dan Reputasi
Meski harga tanah dan rumah di beberapa kawasan elit lain sempat mengalami stagnasi, Araya relatif stabil—bahkan mengalami kenaikan rata-rata 5–10% per tahun, menurut data salah satu agen properti lokal. Properti lama di Araya pun kini menjadi incaran pembeli yang ingin merenovasi dengan gaya modern namun tetap berada di kawasan bergengsi.
“Rumah di Araya cenderung cepat laku, apalagi jika menghadap ke lapangan golf atau berada di boulevard utama,” ujar ditto, agen properti senior di Malang.
Komunitas yang Tumbuh dengan Waktu
Kesan ‘eksklusif’ di Araya bukan tanpa alasan. Mayoritas penghuninya terdiri dari profesional, ekspatriat, dan kalangan pensiunan yang menginginkan ketenangan namun tetap dekat dengan pusat kota. Beberapa sekolah ternama juga berada di kawasan ini, termasuk HighScope Malang dan Sekolah Santa Maria.
Denny (47), salah satu penghuni sejak 2004, menyebut Araya sebagai “rumah kedua” yang sulit digantikan.
“Di sini aman, tenang, dan udaranya masih segar. Komunitasnya juga solid. Tetangga saling kenal dan peduli.”
Fasilitas Terintegrasi dan Hijau
Salah satu daya tarik utama Araya adalah keberadaan lapangan golf 18 hole yang terbuka untuk umum namun memberi nilai tambah bagi penghuni sekitar. Tak hanya itu, kawasan ini juga memiliki rumah ibadah, kafe, restoran, apotek, klinik, hingga pusat kebugaran yang terintegrasi.
Manajemen kawasan juga terbilang aktif dalam menjaga kebersihan, perawatan taman, dan infrastruktur lingkungan. Hal ini menjadi nilai tambah yang jarang dijumpai di perumahan lain yang sudah berusia serupa.
Investasi Jangka Panjang
Dengan lokasi yang kini dikepung oleh pertumbuhan kawasan Malang Timur, Araya menjadi titik referensi bagi pengembang lain. Namun reputasi dan kemapanannya membuat kawasan ini tidak mudah tergantikan.
Bagi investor maupun end-user, membeli properti di Araya bukan hanya membeli tanah dan bangunan—tetapi juga membeli nama, akses, dan gaya hidup.
Malangkota.com mencatat, dalam lima tahun terakhir, Araya tetap berada di tiga besar kawasan hunian paling diminati di Malang berdasarkan pencarian pengguna dan data penjualan sekunder.
Malangkota